Cara Mematikan Google Assistant di Android

Cara Mematikan Google Assistant di Android

Perkembangan zaman menjadi sangat pesat sehingga sebuah smartphone bisa diakses menggunakan perintah suara seperti Google Assistant.

Teknologi asisten digital Google Assistant yang tertanam di ponsel-ponsel Android memang bisa membantu melakukan berbagai hal.

Namun, mungkin ada kalanya ia justru menyebalkan karena nongol tanpa sengaja dipanggil, misalnya ketika tombol home atau tombol khusus Google Assistant tertekan jari pengguna.


Adakah cara untuk mematikan Google Assistant supaya tak sebentar-sebentar muncul? Tentu saja ada. Simak langkah-langkahnya berikut ini, sebagaimana dihimpun dari Tomshardware.

1. Langkah pertama, panggil Google Assistant dengan menekan tombol navigasi "home" di bawah layar ponsel atau tombol pintasan khusus Google Assistant bagi ponsel yang memilikinya.

2. Setelah itu, pilih ikon menyerupai "inbox" yang berada di pojok kiri bawah tampilan Google Assistant.


Ilustrasi Langkah Pertama Mematikan Google Assistant


3. Kemudian, klik avatar pengguna pada pojok kanan atas dan pilih menu "Settings".

4. Di tampilan "Settings", pilih tab "Assistant" dan scroll ke bawah hingga pengguna melihat menu "Phone" yang berada di bawah sub-judul "Assistant Devices". Klik menu tersebut.

5. Beberapa saat setelah pengguna meng-klik menu "Phone", pengguna akan disodori serangkaian pengaturan Google Assistant. Di sini, pengguna cukup matikan toggle pengaturan Google Assistant yang terletak di urutan paling awal.


Ilustrasi Langkah Kedua mematikan Google Assistant


Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, fitur Google Assistant pun tak akan muncul ketika pengguna menekan tombol navigasi "home" atau tombol dedicated Google Assistant, baik disengaja maupun tak disengaja.

Namun, perlu dicatat, ketika pengguna memanggil Google Assistant beberapa kali pada saat fitur ini dimatikan, Google akan memberikan pemberitahuan melalui prompt bahwa fitur tersebut sedang non-aktif.

Jendela prompt tersebut bisa dilihat di gambar yang paling kanan di atas.

Di jendela itu, pengguna bisa menemukan tombol "Turn On". Abaikan jendela ini untuk tetap membuat fitur asisten digital Google non-aktif atau klik tombol tersebut untuk menghidupkan kembali fitur Google Assistant.

Kebiasaan Makan yang Membuat Tidak Mudah Lapar

Kebiasaan Makan yang Membuat Tidak Mudah Lapar

Ada banyak godaan ketika hendak membuat berat badan menjadi ideal salah satunya menjadi gampang sekali lapar.

Padahal, rasa lapar tersebut bisa saja muncul karena kita tidak mengkonsumsi jenis makanan yang tepat sehingga akhirnya perut susah merasa kenyang.

Pelatih kebugaran dan gaya hidup Marci Nevin melalui akun Instagramnya @marcinevin mengunggah beberapa saran tentang jenis makanan yang harus kita konsumsi untuk menekan rasa lapar.

Setidaknya, ada sembilan opsi makanan yang bisa kita konsumsi agar di sela waktu makan tak merasa lapar.

1. Makan porsi besar namun jarang

Ada mitos bahwa makan dengan porsi kecil namun sering akan meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu menurunkan berat badan.

Padahal, tubuh kita terbiasa dengan jarak makan yang sudah kita lakukan setiap hari.

Sehingga, jika ketika membiasakan diri makan dengan porsi kecil namun sering, tubuh akan mengharapkan makanan setiap beberapa jam sekali.

Marci lebih menyarankan makan dengan porsi besar karena cenderung lebih memuaskan rasa lapar.

Usahakan membuat jarak antar makan besar setiap empat atau lima jam. Rutinitas ini akan membuatmu lebih jarang memikirkan makanan.

2. Memprioritaskan protein

Buatlah target mengkonsumsi sekitar 0.8 hingga 1.5 gram protein tanpa lemak per pon berat badan (1 pon = 0.45kg).

Marci menyarankan kita untuk mengalokasikan setidaknya 20-30 persen protein dari porsi makan sehari.

Konsumsi protein tanpa lemak seperti ikan, tahu, telur, atau daging kalkun sangat direkomendasikan. Selain menjaga agar kita tetap kenyang lebih lama, protein juga menyediakan energi bagi tubuh dan membakar lebih banyak kalori ketika dicerna.

3. Konsumsi makanan tinggi serat dan volume

Marci menjelaskan, makanan dengan serat dan volume tinggi cenderung memiliki sedikit kalori. Makanan-makanan tersebut juga akan membuat kita lebih cepat kenyang.

"Pastikan piring makan kita penuh dengan makanan seperti sayur-sayuran berserat, oatmeal, putih telur, dan buah-buahan rendah kalori," ujar Marci.

4. Sertakan lemak sehat

Lemak dimetabolisme dengan lambat sehingga membuat kita merasa kenyang lebih lama. Usahakan mengkonsumsi lemak sehat tak jenuh seperti salmon, alpukat, telur, kacang, dan biji-bijian pada setiap makan.

Bisa juga menjadikan alpukat atau biji bunga matahari sebagai cemilan.

"Menambahkan cemilan lemak sehat akan memperpanjang rasa lapar kita hingga ke waktu makan berikutnya," kata Marci.

5. Konsumsi makanan bernutrisi yang kita sukai

Banyak persepsi rasa lapar dikaitkan dengan seberapa memuaskannya satu menu makanan.

Jika kita mengkonsumsi ayam tawar dan brokoli rebus, kemungkinan kita merasa lapar akan lebih besar karena kita sebetulnya tak begitu menikmati makanan tersebut.

"Pilihlah menu makanan sehat favoritmu sendiri," katanya.

6. Batasi makanan yang terlalu enak

Batasi konsumsi makanan yang terlalu enak, terutama makanan yang diproses, tinggi gula, tinggi karbohidrat, seperti kue, donat, keripik kentang, atau biskuit.

Pakar nutrisi Susannah Southern, RDN, LDN mengatakan, konsumsi jenis makanan tersebut akan lebih cepat membuat lapar daripada yang kita duga.

Makan makanan ini juga membuat kita lebih sering lapar.

7. Hindari minuman berkalori

Ahli gizi Stephanie Clarke mengatakan bahwa smoothie terasa mengenyangkan karena terasa seperti es krim leleh dan praktis. Padahal, banyak smoothie mengandung sekitar 800 kalori.

Konsumsi smoothie akan membuat kita lebih mudah lapar. Sama seperti ketika kita mengkonsumsi minumn tinggi kalori seperti soda, jus buah atau cocktail.

Jika kamu ingin memuaskan rasa lapar, pilihlah makanan ketimbang minuman berkalori.

8. Minum minuman bebas kalori

Seringkali kita salah menerjemahkan rasa haus dan lapar. Minum minuman bebas kalori akan membuat kita tetap terhidrasi sekaligus merasa kenyang hingga waktu makan berikutnya. Hindari konsumsi minuman bergula yang tak akan membuat kita kenyang.

Pilihlah air putih, teh atau kopi hitam tanpa gula.

9. Tanya diri sendiri: apakah benar-benar lapar atau hanya ingin makan

Penting untuk bertanya pada diri sendiri, apakah kita benar-benar merasa lapar atau hanya ingin makan karena kesal, stres, bosan, lelah, atau karena lapar mata? Jujurlah pada diri sendiri dan makan hanya ketika merasa lapar.

Jangan Asal Beli Hunian Sembarangan untuk Milenial

Jangan Asal Beli Hunian Sembarangan untuk Milenial

Sebagai milenial yang sudah produktif tentu menginginkan hunian yang tepat untuk dirinya dan calon keluarganya kelak.

Kendati demikian, meski hunian yang akan dibeli bertujuan untuk ditinggali, pada saat yang sama calon pembeli juga harus berpikir layaknya seorang investor.

Assistant Vice President Marketing Podomoro Golf View Alvin Andronicus mengingatkan, membeli hunian tak bisa dilihat dari faktor harga semata. Misalnya, hunian murah atau terjangkau menjadi prioritas utama untuk dipilih.

Baca juga: Tembus Rp 9,5 Juta Per Meter Persegi, Rumah di Depok Favorit Milenial

"Kami ingin masyarakat mengerti properti yang mereka beli memiliki nilai tambah tidak, memiliki added value tidak," kata Alvin.

Ia menuturkan, setiap hunian yang dibeli seharusnya dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen. Meski pun terlihat "mahal", namun ada nilai tambah dan potensi keuntungan investasi.

Misalnya, ketika melihat sebuah properti dibanderol seharga Rp 600 juta. Umumnya, masyarakat kelas menengah ke bawah akan berpikir harga tersebut terlalu mahal.

Bahkan, kelompok milenial mungkin akan berpikir ulang membelanjakan uang sebesar itu untuk membeli properti, dan mengalihkannya ke hal-hal yang lebih konsumtif.

Padahal, kata Alvin, ada hal lain yang bisa menjadi pertimbangan untuk membeli, seperti lingkungan atau lokasinya yang strategis.

"Beli itu bagian dari investasi. Kalau mereka smart, mereka akan beli environment," ucap Alvin.

Ia mengatakan, semakin strategis lokasi yang dimiliki, kian besar pula potensi keuntungan yang akan didapatkan dari pertumbuhan harga.

"Bisa saja orang tua kita beli, misalnya Rp 600 juta. Tapi itu lima tahun lalu. Sekarang Rp 1,8 miliar," tutup Alvin.

Tips Menjaga Berat Badan Ideal Jangka Panjang

Tips Menjaga Berat Badan Ideal Jangka Panjang

Menjaga bentuk tubuh dengan menjaga pola makan teratur dan seimbang tentu hal yang tidak mudah, Hanya orang dengan kedisiplinan tinggi yang bisa membuatnya terwujud.

Disiplin pada diet ketat bukanlah hal mudah. Tubuh kita juga sulit beradaptasi secara cepat terhadap penurunan asupan kalori namun menghadapi kelebihan makan pada waktu-waktu tertentu.

Makan berlebih sulit dideteksi

Sebuah penelitian tentang nutrisi yang dipublikasikan di cambridge.org menunjukkan bahwa makan berlebih sulit terdeteksi oleh tubuh manusia. Bahkan ketika asupan kalori melebihi batas asupan kalori yang seharusnya.

Dalam studi tersebut, disebutkan bahwa makan berlebih sampai 150 persen dari kalori harian tidak mengubah nafsu makan partisipan.

Studi itu menunjukkan bagaimana tubuh gagal beradaptasi terhadap asupan kalori berlebih. Dengan kata lain, tidak ada sistem peringatan yang dikirimkan tubuh ketika kita makan dalam jumlah kalori yang berlebihan.

Dalam perspektif evolusi, temuan tersebut masuk akal karena pada lingkungan dengan akses makanan terbatas seperti dialami nenek moyang kita, makan berlebih akan meningkatkan kemungkinan bertahan hidup dan menjaga mereka tetap kenyang hingga kesempatan makan berikutnya.

Memperhatikan asupan kalori adalah hal penting. Sebab, meski periode makan berlebih tidak berlangsung lama tetap saja akan berdampak pada kenaikan berat badan.

Namun, beberapa bukti menyebutkan bahwa berat badan tersebut bisa dijaga hingga sepanjang tahun atau pun bisa menjadi titik awal peningkatan berat badan hingga beberapa waktu ke depan.

Makan berlebih pada akhir pekan juga bisa merusak usaha diet yang dilakukan pada hari kerja.

Masalahnya adalah setiap orang mudah melakukan makan berlebih, bukan berarti penurunan berat badan sulit dicapai.

Faktanya, hal-hal berikut bisa membantumu menurunkan berat badan:

1. Tidak melewatkan olahraga

Banyak orang memandang olahraga sebagai cara untuk menurunkan berat badan. Tapi, menjaga tubuh tetap aktif adalah hal penting untuk menjaga berat badan ideal dalam jangka panjang.

Olahraga intensif juga bisa menjadi pelengkap pola makan sehat dan mengurangi rasa lapar yang muncul.

Hal ini karena olahraga tidak menyebabkan peningkatan rasa lapar yang sama dengan ketika kita hanya diet saja. Olahraga juga membantu kita menjaga defisit energi.

Mnfaat olahraga untuk menjaga berat badan juga dibuktikan para partisipan program televisi The Biggest Loser.

Program tersebut mengawasi para partisipan hingga enam tahun setelah show tersebut dilangsungkan. Partisipan yang bisa menjaga berat badannya ternyata meningkatkan aktivitas fisik mereka hingga 160 persen.

Sementara partisipan yang kembali naik berat badannya ternyata hanya meningkatkan aktivitas fisik mereka sebesar 34 persen.

2. Fleksibilitas

Apa pun dietnya, kamu perlu bersikap fleksibel atau kompromi, seperti yang berlaku dalam sejumlah jenis diet.

Misalnya, ketika diundang ke restoran pada acara-acara spesial atau perayaan ulang tahun.

Kamu bisa menyesuaikan perilaku makan, misalnya dengan memilih makanan sehat atau memberlakukan mindful eating beberapa hari sebelum acara tersebut atau meningkatkan intensitas olahraga untuk melawan perilaku makan berlebih yang mungkin muncul.

Hal yang ingin ditunjukan adalah, jangan terlalu bergantung pada sinyal tubuh untuk mendeteksi tingkat asupan kalori. Lebih baik, kita menjaga perilaku gaya hidup untuk melawan bias alami tubuh kita terhadap berat badan.

Dengan melakukan pemantauan ini, bukan tidak mungkin kita mencapai berat badan ideal.

Cara Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Simpan Nomor

Cara Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Simpan Nomor

Media komunikasi sekarang ini beragam sekali semenjak adanya internet, Kalau dulu hanya menggunakan SMS atau telpon sekarang sudah menjamur aplikasi chating dan yang paling populer sekarang ini adalah WhatsApp.

WhatsApp kini telah menjadi aplikasi pesan instan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Melalui WhatsApp, pengguna bisa saling mengirim pesan berupa teks, gambar, video maupun audio ke sesama pengguna lain.

Dalam menggunakan WhatsApp, nomor telepon tentu menjadi aspek yang paling penting untuk menggunakan WhatsApp. Pengguna tidak akan dapat mengirim pesan jika tidak mengetahui nomor dari orang yang dituju. 

Namun agar bisa saling berkirim pesan, ada satu syarat lain yang harus dipenuhi. Syaratnya, pengguna harus menyimpan nomor orang yang ingin dihubungi di dalam buku telepon atau daftar kontak.

Dengan disimpannya nomor telepon di dalam daftar kontak, WhatsApp akan memindai daftar tersebut dan melihat siapa saja orang yang juga menggunakan pesan instan ini. Sehingga pengguna dapat memulai untuk saling bertukar pesan.

Lantas bisakah kita mengirim WhatsApp meski nomor kontaknya tidak kita simpan di daftar kontak? Ternyata hal itu bisa saja dilakukan lewat sebuah fitur bernama "Click to Chat".

Dengan fitur ini pengguna bisa memulai chat dengan seseorang tanpa harus menyimpan nomor telepon orang tersebut di buku telepon ponsel.

Syaratnya, pengguna tentu saja harus mengetahui nomor orang yang akan dihubungi. Setelahnya, tinggal ikuti langkah-langkah berikut, sebagaimana dirangkum dari blog WhatsApp.

Cara memakai Click to Chat

Langkah pertama pengguna harus membuka browser yang tersedia pada ponsel maupun laptop. Kemudian ketik alamat "https://wa.me/" tanpa tanda kutip, diikuti dengan nomor telepon yang dituju.

Nomor yang dimasukkan harus disertai dengan kode negara sebagai pengganti angka nol (0). Selain itu, pengguna juga tidak diperkenankan mengetikkan simbol lain seperti misalnya tanda plus (+).

Jadi contohnya yang benar adalah seperti ini, tanpa tanda kutip:

"https://wa.me/6281312348765"

Jangan menggunakan simbol atau angka nol di bagian depan seperti contoh ini:

"https://wa.me/+6281312348765 atau https://wa.me/081312348765"

4 Makanan Bisa Mengatasi Masalah Pencernaan

4 Makanan Bisa Mengatasi Masalah Pencernaan

Menjaga kesehatan fisik dengan rutin berolahraga dan makan makanan yang baik adalah hal harus di lakukan.

Kesehatan pencernaan adalah salah satu faktor vital yang memengaruhi kesehatan kita secara keseluruhan.

Terlalu banyak makan makanan berbumbu tajam dan asam, makan tidak teratur, kurang serat dan kurang minum air putih dapat membuat pencernaan kita bermasalah.

Perut kembung, sakit maag, konstipasi adalah contoh paling umum penyakit pencernaan. Sehatkan pencernaan Anda dan usir jauh masalah pencernaan dengan mengonsumsi empat makanan berikut ini.

Makanan fermentasi
Makanan atau minuman yang pembuatannya memakai metode fermentasuli, merupakan sumber alami probiotik yang menguntungkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan ketahanan terhadap infeksi.

Di negara kita, contoh makanan fermentasi adalah tempe dan oncom. Lalu, ada juga dari negara lain seperti kimchi, sauerkraut dan miso. Yogurt dan kefir juga termasuk sumber probiotik alami yang diunggulkan.

Bakteri baik
Selain ada bakteri yang merugikan, di dalam usus juga ada bakteri yang menguntungkan. Bakteri yang menguntungkan memerlukan "makanan" agar bisa tetap hidup.

Daun bawang, bawang, sawi putih, asparagus dan jenis sayuran lainnya yang mengandung serat yang disebut inulin, adalah sumber makanan yang disukai bakteri baik.

Serat inulin berguna untuk merangsang pertumbuhan bakteri yang menguntungkan dan membuat massa feses lebih solid sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.

Serat
Semua jenis serat sangat penting untuk menjaga usus tetap sehat dan kotoran mudah bergerak ke arah saluran pembuangan, kata Cynthia Yoshida, dokter spesialis gastroenterologis di Charlottesville, Va., dan rekan penulis buku No More Digestive Problems: The Answers Every Woman Need. Biji-bijian, kacang-kacangan, sayur dan buah adalah sumber alami serat yang terbaik.

Hindari sayuran seperti kubis, kecambah Brussel dan kol, bagi Anda yang menderita perut kembung atau bergas karena sayur-sayuran ini juga mengandung gas yang dapat memerburuk situasi.

Minyak kelapa
Meski tinggi lemak jenuh, minyak kelapa adalah pilihan yang sehat karena sifatnya yang stabil pada suhu tinggi, sehingga ideal digunakan untuk memanggang.

Sebagian besar lemak jenuh pada minyak kelapa adalah jenis trigliserida rantai menengah (MCT), yang dapat diproses oleh tubuh dengan lebih efisien, tanpa menempatkan tekanan pada kandung empedu.

Salah satu asam lemak dalam minyak kelapa yaitu asam laurat, juga mampu membantu melawan bakteri jahat di pencernaan dan menjaga usus tetap sehat.

Pentingnya Investasi untuk Para Milenial Produktif

Pentingnya Investasi untuk Para Milenial Produktif

Investasi di masa muda sangat penting untuk banyak anak muda yang telah memasuki masa produktif. Memiliki penghasilan yang di dapat perbulan sebagai seorang karyawan tentu bisa kita pakai untuk membeli apapun di luar sana, Namun hal yang penting tetap adalah investasi untuk masa depan.

Generasi milenial dianggap pribadi-pribadi yang paling potensial melakukan investasi. Tentu investasi tak cukup terlihat hasilnya dalam setahun atau dua tahun. Dengan masa produktif yang relatif lama, milenial perlu didorong untuk mulai berinvestasi.

Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Finex Consulting Ferry Chandra Gunawan mengatakan, ada sekitar 80 juta milenial yang saat ini produktif menghasilkan uang.

"Milenial bisa menyisihkan uang 10 persen perbulan sebagai investasi," kata Ferry di Jakarta.

Ferry mengatakan, ada dua cara untuk menghasilkan uang, yakni menghasilkan uang tanpa uang dan menghasilkan uang dengan uang.

Menghasilkan uang tanpa uang maksudnya adalah memiliki kerjaan yang produktif. Sementara menghasilkan uang dengan uang yakni dengan menggunakan uang mereka untuk menambah uang tersebut melalui investasi.

Ferry mengatakan, investasi bukan hal yang sulit jika ada kemauan di diri masing-masing.

"Kita kan bekerja. Di waktu tersebut proses akumulasi aset. Tapi ada saatnya kita akan memiliki kemampuan yang lebih rendah ketika masa produktif," kata Ferry.

Ferry mengatakan, investasi bisa menjadi pegangan kita di masa depan. Menurut dia, kebanyakan saat ini orang tidak mau bersabar untuk menanti imbal hasil yang besar.

Menyisihkan 10 persen per bulan diibaratkan sebagai latihan mengangkat beban. Orang yang tak terbiasa latihan beban, tak akan bisa mengangkat beban yang beratnya hingga 10 kilogram.

"Dimulai 10 persen minimum itu sebagai latihan. Kalau dia latihan 10 persen, lambat laun tanpa sadar begitu latihan terus, dia akan membangun kemampuannya," kata Ferry.

7 Dampak Buruk dari Makanan Olahan

7 Dampak Buruk dari Makanan Olahan

Makanan olahan membuat semuanya menjadi lebih simpel dan mudah. Namun tahukah kamu apa yang dimaksud makanan olahan?

Academy of Nutrition and Dietetics mendefinisikan makanan olahan sebagai makanan yang “dimasak, dikalengkan, dibekukan, dikemas, atau diubah komposisi nutrisinya”.

Meski kebanyakan dari kita biasa membelinya, namun konsumsi makanan olahan secara berlebihan sebetulnya tidak baik bagi kesehatan.

Dilansir dari laman Insider, berikut dampak buruk yang mungkin kamu alami jika mengkonsumsi terlalu banyak makanan olahan:

1. Masalah pencernaan

Direktur kesehatan masyarakat, pencegahan dan promosi kesehatan di University of Arizona College of Medicine, Dr. Farshad Fani Marvasti, MPH menjelaskan bahwa makanan olahan apapun berisiko mengakibatkan masalah pencernaan.

“Makanan-makanan tersebut memiliki tambahan zat kimia dan berpotensi sulit dicerna dan diproses oleh tubuh,” kata Marvasti.

Selain itu, zat-zat tersebut bisa menjadi racun bagi bakteri baik di tubuh.

Untuk mengetahui perbedaan makanan alami dan olahan adalah dengan membaca daftar bahan-bahannya.

“Jika kamu tidak mengenali nama bahannya, maka bahan tersebut cenderung tidak alami dan berpotensi mengganggu pencernaan serta masalah kesehatan lainnya,” kata dia.

2. Gangguan berpikir

Terlalu banyak konsumsi makanan olahan tinggi gula dan karbohidrat sederhana juga bisa menyebabkan gangguan berpikir atau yang kerap dikenal dengan istilah brain fog.

Asisten dokter berlisensi Kate Martino, MS, PA-C menjelaskan, konsumsi makanan olahan terlalu sering akan mengakibatkan defisiensi sejumlah zat gizi. Di antaranya vitamin, mineral dan antioksidan yang dibutuhkan untuk menambah energi dan kejernihan otak.

Akibatnya, kita akan lebih sulit fokus dan mengerjakan tugas-tugas dengan baik, serta kehilangan energi.

“Kemasan makanan olahan umumnya menyebutkan makanan yang kita konsumsi memiliki banyak nutrisi, padahal ketika dibandingkan dengan makanan alami makanan-makanan tersebut jelas kekurangan nutrisi,” ujarnya.

3. Gula darah rendah

Ketika kita mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat sederhana, gula darah kita akan meningkat. Sebagai upaya untuk menurunkannya dengan cepat (sebab tubuh membutuhkan gula darah normal), dilakukan lah sekresi insulin.

Semakin tinggi gula darah, semakin banyak sekresi insulin yang dilakukan. Hal itu seringkali menyebabkan gula darah justru jatuh ke angka yang sangat rendah.

“Hal ini akan menimbulkan rasa lapar, tubuh terasa lemah, tubuh “haus” akan karbohidrat, serta peningkatan nafsu makan,” kata Martino.

4. Sulit berhenti makan

Martino mengatakan, makanan olahan seringkali terasa sangat memuaskan. Artinya, setiap kita makan kita akan selalu mendapatkan respons positif. Kondisi ini akan memotivasi diri kita untuk makan lebih sebagai bagian dari bertahan hidup.

Padahal, kebanyakan makanan olahan mengandung pemanis dan lemak lebih banyak serta memiliki tekstur spesifik yang membuat siapapun yang memakannya merasa lebih puas.

“Hal ini akan membuat kita lebih susah berhenti makan meskipun sudah merasa kenyang dan sulit menahan nafsu makan yang muncul,” kata dia.

Martino kemudian menyinggung soal salah satu pasiennya yang menjadi kurang disiplin dalam menjalankan pola makan. Biasanya hal itu disebabkan terlalu banyak konsumsi makanan olahan.

5. Resistensi insulin

Ahli gizi teregistrasi, Linzi Cruz, LDN, CLT menjelaskan bahwa ketika kita mengkonsumsi makanan olahan dengan sirup jagung tinggi fruktosa kita akan memaksa hati untuk mengeluarkan lebih banyak gula, meningkatkan level glukosa darah dan berkontribusi meningkatkan produksi insulin untuk menetralkan kondisi tersebut.

Namun, Cruz mengatakan bahwa terlalu banyak perbaikan insulin di sekitar sel bisa menyebabkan resistensi insulin. Hal itu adalah penyebab awal pre-diabetes dan obesitas.

6. Gangguan kecemasan

Ketika kecemasan menyerang, tidak asing jika kita mencari cemilan tinggi gula atau makanan olahan lainnya. Sayangnya, semakin banyak konsumsi makanan-makanan tersebut, kecemasanmu akan semakin meningkat.

Cruz mengatakan, ada sejumlah studi yang dilakukan untuk mendalami bagaimana makanan-makanan olahan bisa menghilangkan banyak nutrisi penting, seperti Vitamin B, omega 3, magnesium, dan nutrisi kunci lainnya yang berdampak pada kesehatan mental dan mencegah gangguan mental.

7. Mengganggu pola tidur

Salah satu hal yang bisa mengganggu keseimbangan ritme sirkadian adalah dengan konsumsi makanan olahan sebelum tidur.

“Terlalu banyak karbohidrat olahan serta terlalu sedikit protein dan lemak sehat bisa meningkatkan adrenalin,” kata Cruz.

Konsumsi makanan-makanan manis di malam hari bisa membuat adrenalin melonjak dan hal itu merusak pola alami serotonin dan seringkali mengganggu pola tidur.

Informasi Bagi yang Cari Tanah Murah di Jakarta

Informasi Bagi yang Cari Tanah Murah di Jakarta

Sedang nyari rumah di Jakarta dengan harga murah. Kamu bisa cek di sini.

Sebagai ibu kota negara Indonesia, Jakarta, menjadi salah satu kota incaran para investor properti, baik untuk membeli rumah, apartemen, maupun tanah.

Bagi para investor, membeli properti di Jakarta atau pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dianggap lebih menjanjikan, karena menawarkan pengembalian investasi dan keuntungan yang tinggi.

Bagi investor, membeli properti dengan harga murah tentu menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan. Demikian halnya jika ingin membeli lahan dengan harga ramah kantong.

Berikut ini hasil survei Lamudi Indonesia melaporkan tanah-tanah di Jakarta yang masih dapat diakses dengan harga kompetitif.

Berdasarkan survei tersebut, daerah Pulogebang, Jakarta Timur, merupakan kawasan paling murah di seantero Jakarta.

Kelurahan yang dipadati populasi hingga 67.000 jiwa tersebut menawarkan tanah dengan harga rata-rata Rp 3,95 juta per meter persegi.

Kawasan termurah kedua ditempati Ciganjur, Jakarta Selatan. Harga rata-rata tanah di kawasan ini mencapai Rp 4 juta per meter persegi.

"Harga tersebut sangat murah jika dibandingkan dengan Kelapa Gading yang sudah mencapai angka Rp 50 juta per meter persegi," ujar Managing Director Lamudi Indonesia Mart Polman.

Peringkat ketiga termurah adalah Cipayung, Jakarta Timur, dengan harga rata-rata Rp 4,5 per meter persegi.

Harga tanah murah lainnya berada di Cibubur, juga di Jakarta Timur dengan angka Rp 5,5 juta per meter persegi.

Lalu ada juga Ciracas, Jakarta Timur, dengan banderol rata-rata Rp 5,93 juta per meter persegi.

Menurut Mart, salah satu alasan mengapa di Jakarta Timur harga tanahnya masih terjangkau karena kawasan tersebut berdekatan dengan daerah penyangga Bekasi.

“Apalagi di kawasan Jakarta Timur masih banyak lahan yang belum digarap menjadi perumahan, hal ini juga menjadi faktor mengapa harga tanah di sana masih murah,” kata Mart.

Karena harga lahan di kawasan Jakarta Timur masih murah, kawasan ini berpotensi menjadi incaran para investor properti.

“Kawasan Jakarta Timur juga saat ini sedang banyak dibangun sarana infrastruktur baru, contohnya Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu),” imbuh Mart.

Sementara di wilayah luar Jakarta, menurut Mart, harga lahan di Bogor paling terjangkau. Kota hujan ini punya banyak potensi untuk mengejar ketertinggalannya dengan wilayah penyangga Jakarta lainnya.

Salah satunya adalah Bogor terkoneksi dengan berbagai infrastruktur transportasi massal dengan Jakarta.

"Seperti stasiun kereta Commuter Line Bogor-Jakarta, Tol Jagorawi dan tak lama lagi Light Rail Transit (LRT). Ini faktor penarik bagi investor membeli lahand an properti di Bogor, tuntas Mart.

5 Tips Menjaga Kesehatan Jantung dalam Keseharian

5 Tips Menjaga Kesehatan Jantung dalam Keseharian

Menjaga kesehatan secara keseluruhan merupakan hal yang penting. Salah satu kesehatan yang perlu dijaga adalah kesehatan jantung.

Secara umum kita tahu bahwa pola makan sehat dan olahraga bisa menjaga jantung tetap sehat. Namun, apa lagi yang bisa dilakukan untuk membantu agar jantung kita tetap kuat?

Berikut 5 hal kunci yang perlu kamu lakukan setiap hari agar kerja jantung menjadi lebih efisien.

1. Makan lemak sehat

Tubuh membutuhkan lemak, termasuk lemak jenuh, lemak tak jenuh dan lemak tak jenuh ganda. Lemak yang tidak dibutuhkan tubuh adalah lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke dalam jangka waktu lama.

Sebab, lemak trans berpotensi menyumbat pembuluh arteri dengan meningkatkan kolesterol jahat (LDL)dan menurunkan kolesterol baik (HDL).

Memangkas konsumsi lemak trans bisa meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.

Apa saja makanan yang masuk kategori lemak trans? Makanan yang dimaksud adalah lemak yang diproduksi pabrikan dan biasa dikemas dalam bentuk makanan panggang, cemilan, margarin, dan makanan cepat saji untuk menambah rasa serta tekstur.

Jadi, jangan lupa untuk membaca label informasi gizi pada makanan kemasan. Lemak trans biasanya muncul sebagai minyak terhidrogenasi parsial. Carilah makanan dengan lemak trans 0 persen.

2. Menjaga kebersihan gigi

Jagalah kebersihan gigi, terutama menyikat gigi rutin dan membersihkan seluruh sela gigi menggunakan benang gigi secara rutin.

Kesehatan gigi mengindikasikan kesehatan kita secara keseluruhan, termasuk kesehatan jantung. Sebab, orang-orang yang memiliki penyakit mulut seringkali pula memiliki risiko penyakit jantung.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa bakteri dalam pembentukan penyakit gigi bisa berpindah ke aliran darah dan menyebabkan peningkatan protein C-reaktif, sebagai tanda adanya peradangan di pembuluh darah.

Perpindahan tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Tidur cukup

Tidur adalah hal penting yang perlu dilakukan untuk menjaga jantung tetap sehat. Kurang tidur juga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, meski kita sudah menjalani pola hidup sehat lainnya.

Para peneliti percaya, tidur terlalu singkat bisa menimbulkan gangguan kesehatan mendasar dan gangguan proses biologi, termasuk tekanan darah dan inflamasi.

4. Kurangi waktu duduk

Jangan duduk terlalu lama pada satu waktu. Sejumlah penelitian menemukan bahwa duduk terlalu lama berdampak buruk terhadap kesehatan, tak peduli seberapa banyak olahraga yang biasa kamu lakukan.

Hal ini menjadi kabar buruk bagi kamu yang kerja di balik meja sepanjang hari.  Selain itu, duduk pada jangka waktu lama (terutama ketika bepergian) juga dapat meningkatkan risiko trombosis vena dalam (DVT) atau penggumpalan darah.

Para pakar menyarankan kita untuk tetap bergerak sepanjang hari. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain memarkirkan kendaraan di tempat yang agak lebih jauh dari kantor, memperbanyak jalan kaki dan olahraga.

5. Hindari menjadi perokok pasif

Sejumlah studi menunjukkan, risiko penyakit jantung 25-30 persen lebih tinggi pada orang yang menjadi perokok pasif dan mengisap "seconhand smoke" baik di tempat kerja maupun rumah.

Secondhand smoke menurut adalah asap gabungan dari rokok dan asap yang dihasilkan oleh para perokok.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika, paparan rokok tembakau berkontribusi terhadap 34.000 kematian dini akibat penyakit jantung dan 7.300 kematian karena kanker paru-paru.

Non-perokok yang memiliki tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi bahkan memiliki risiko terkena penyakit jantung yang lebih besar jika terpapar asap rokok.

Hal ini karena zat-zat kimia dari rokok memicu pertumbuhan plak pada pembuluh arteri.

Investasi yang Makin Diminati Banyak Milenial Sekarang

Investasi yang Makin Diminati Banyak Milenial Sekarang

Menabung adalah satu hal yang sangat penting untuk keperluan mendadak di masa depan. Namun salah satu yang menarik pda era modern seperti sekarang ini adalah investasi.

Tren milenial untuk berinvestasi tahun ini diprediksi meningkat. Hal ini disebabkan banyaknya produk investasi yang ramah di kantong milenial yang rata-rata pekerja pemula.

Direktur Panin Asset Management, Ridwan Soetedja mengatakan, investasi obligasi ritel seperti saving bond ritel (SBR) maupun obligasi ritel Indonesia (ORI) yang ditawarkan pemerintah juga menarik minat masyarakat untuk mulai menabung saham.

"Repsons masyarakat, khususnya segmen milenial mulai lebih mengenail SBR, ORI, agen penjualnya juga lebih banyak," ujar Ridwan di Jakarta.

Ridwan mengatakan, SBR menawarkan tingkat kupon sebesar 8,15 persen yang merupakan tingkat suku bunga saat ini. Tingkat kupon minumal tidak akan berubah hingga jatuh tempo, meski suku bunganya turun.

"Ini membuat orang tertarik karena kalau suku bunga turun, dia akan tetap dapat segitu," kata Ridwan.

Selain itu, dari sisi penawaran, SBR selalu oversubscribe. Artinya banyak masyarakat yang ingin menginvestasikan uangnya lewat bond ritel.

Bagi milenial, investasi ini akan menjadi alternatif menabung di rekening bank biasa. Apalagi bunga tabungan semakin rendah, belum lagi ditambah potongan biaya lainnya.

" Milenial sudah mulai teredukasi. SBR juga banyak dipromosikan melalui digital. Kan milenial mainnya semua sosmed," kata Ridwan.

7 Tips Mengurangi Kebiasaan Mengeluh

7 Tips Mengurangi Kebiasaan Mengeluh

Kehidupan memang tidak sepenuhnya sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kadang ada saja hal yang membuat seseorang bisa mengeluh seperti macet atau panas yang sangat terik.

Sifat alami
Mengubah sifat mengeluh memang tidak mudah. Kita terlahir dengan otak yang punya bias negatif.

“Kita cenderung fokus pada sebuah kesalahan daripada memperhatikan semua hal yang benar di sekeliling kita,” kata Bea.

Jangan biarkan kecenderungan itu menjadi kebiasaan. Dunia akan menjadi tempat yang sangat berbahaya.

Berikut 7 cara yang dapat dicoba ketika kamu sangat ingin mengeluh tentang hidupmu:

1. Mundur sejenak
Cobalah melihat dalam gambaran besar. Apakah hal yang dikeluhkan itu sangat berarti bagimu untuk lima menit, lima bulan hingga lima tahun ke depan?

2. Lihat lebih dalam
Pikirkan keluhanmu dengan serius. “Apa masalah yang sebenarnya? Apakah hal kecil yang mengganggumu dapat mengubah hal yang lebih besar di hidupmu?” kata Albers.

Luangkan sekitar lima menit untuk menceritakan keluhanmu. Kamu akan temukan penyebab kenapa hal tersebut membuatmu tertekan.

3. Buat permainan
Kenakanlah karet gelang di salah satu pergelangan tangan. Setiap kali kamu mengeluh, pindahkan gelang tersebut ke pergelangan tangan yang lain.

“Target akhirnya adalah kamu tidak memindahkan gelang tersebut dari salah satu pergelangan tanganmu dalam tiga puluh hari,” kata Bea.

4. Pilih saluran yang tepat
Cara terbaik untuk mengeluh adalah menyampaikannya secara personal, secara langsung, melalui surat elektronik, atau bahkan dengan telepon.
Jangan pernah mengeluh di media sosial.

5. Cari jalan keluarnya
Keluhan kita seharusnya bisa mengungkapkan apa yang dibutuhkan sebenarnya dan menemukan jalan keluar.

"Kuncinya adalah untuk berbagi keluhan itu dalam cara yang bisa membantu dan bukan mengkritik," kata Albers.

6. Cari sisi positifnya
Ketika kamu punya keluhan, mulai dan akhiri dengan cara yang positif. Jika tidak, orang lain bisa salah menangkap pesanmu.
    
“Sebaiknya katakan ‘Terimakasih sudah belanja bulanan. Lain kali, tolong beri tahu sebelum pergi dan akan kuberikan daftar belanjanya,’”saran Albers. 
    
7. Latihan berterimakasih
Setiap hari ingatlah tentang satu hal yang paling kamu syukuri, tak peduli sekecil apapun itu.

“Jika  mengeluh sudah menjadi kebiasaan, membuat jurnal ucapan terimakasih setiap malam dapat menjadi cara untuk membalikkan keadaan,” kata Bea.

Butuh waktu untuk lebih bersabar ketika di jalan raya. Butuh latihan untuk bertoleransi terhadap kebiasaan menyebalkan orang lain. Butuh ketekunan untuk belajar melepaskan hal-hal kecil.

Dengan sedikit upaya, kita dapat belajar lebih perhatian pada apa yang benar, membantu, dan membangkitkan semangat di sekeliling kita.

Kelak kita akan menyadari bahwa hal tersebut akan membuat bahagia, tak hanya setiap harinya, tetapi seluruh hidupmu. (Aldo C.Sitanggang)